Cari Blog Ini

Beberapa Masalah di Kopling Motor, Bikin Performa Motor Jadi Menurun

BEBERAPA MASALAH DI KOPLING MOTOR, BIKIN PERFORMA  JADI MENURUN




Mengendarai sepeda motor yang mempunyai kopling manual kebanyakan dirasa lebih enak dalam hal  performa. Akselerasi bisa langsung melejit, atau perpindahan gigi bisa lebih halus. Namun, kenikmatan berkendara ini akan terganggu bila terjadi masalah pada kopling motor.
Keberadaan kopling sangat penting pada setiap sepeda motor. Fungsi kopling disini adalah sebagai pemutus dan menyalurkan tenaga hasil putaran mesin ke bagian transmisi.
Putaran mesin sebaiknya harus diputuskan hubungannya terlebih dahulu saat kita akan melakukan akselerasi maupun deselerasi. Seiring penggunaan, cepat atau lambat kampas kopling motor akan habis karena efek gesekan terus-menerus. Selain itu, kopling setelannya pasti akan berubah karena kampasnya yang mulai aus karena pemakaian.
Permasalahan yang terjadi seputar kopling ini jelas mempengaruhi kinerja motor. Anda jadi sulit melakukan perpindahan gigi. Akibatnya jelas, performa motor kedodoran tidak seperti yang diharapkan. Akselerasi loyo karena kampas kopling aus atau setelannya berubah.

Untuk itu, Anda perlu tahu penyakit utama seputar kopling sepeda motor. Munculnya tanda-tanda kerusakan bisa membuat Anda mempersiapkan perbaikan sejak awal, tidak sampai menunggu rusak parah.
1. Kampas Kopling Motor Habis

Cara Bikin Tarikan Yamaha Scorpio Ngangkat, Cukup Aplikasi Kamkop ...

Kopling bekerja dengan cara bergesekan untuk menyambung dan memutuskan putaran dari mesin ke transmisi. Hampir sama seperti kampas rem, kopling lama-kelamaan bakal aus dan habis akibat penggunaan.
Mengatasinya hanya perlu mengganti kampas kopling dengan yang baru. Tujuannya agar performa mesin motor serta tenaga mesin dapat tersalurkan ke roda dengan baik seperti semula.
Penyebab kenapa kampas kopling ini bisa habis karena faktor pemakaian. Semakin sering kopling dioperasikan maka resiko kampas kopling menipis semakin besar.
Terlebih lagi jika anda sering menggunakan teknik setengah kopling yang sering terjadi di jalanan yang macet, dalam waktu singkat pun kampas kopling akan segera habis.
Biasanya, kampas kopling yang sudah aus bisa diketahui dari beberapa ciri seperti:
 ➤ Terjadi Selip Kopling

Kenali Penyebab Selip Kopling Motor dan Solusinya | Otosia.com

Ciri paling umum yang dapat menjadi pertanda bahwa kampas kopling habis adalah adanya selip pada kopling. Hal ini dapat terjadi karena tenaga putaran mesin tidak dapat disalurkan dengan maksimal ke bagian transmisi motor walaupun tuas kopling sudah dilepas sepenuhnya.
Gejala selip kopling akan sangat terasa saat anda menggeber motor dengan kecepatan tinggi akan terdengar suara meraung raung dan tak mampu untuk berakselerasi dengan baik.
 ➤ Kopling Kurang Responsif

Ini Penyebab Kopling Motor Tidak Berfungsi, Atasi Segera!

Gejala umum selanjutnya yang menandakan bahwa kampas kopling sudah aus adalah, saat awal jalan meskipun kopling sudah dilepas motor tidak segera berjalan. Artinya, kopling sudah aus dan kurang responsif. terjadi gesekan yang sangat besar sehingga kopling tidak langsung “menggigit”.
 ➤ Susah Oper Gigi Perseneling

Motor Susah Ngoper Gigi Alias Keras? Jangan Panik, Ini Penyebabnya ...

Karena kampas koplingnya sudah aus dan selip, maka putaran mesin tidak dapat diputuskan dengan baik sehingga untuk mengoper gigi perseneling pun akan susah masuk walaupun tuas kopling sudah Anda tekan hingga mentok grip motor.

Kecepatan maksimumnya menurun
Karena kampas kopling motor aus dan slip. Maka yang terjadi adalah tenaga yang dihasilkan mesin tidak dapat disalurkan dengan sempurna ke bagian transmisi karena adanya loss di bagian kampas koplingnya.
Hal inilah membuat kecepatan motor seperti berkurang dan dibarengi dengan konsumsi bahan bakar yang boros dibanding biasanya. Istilahnya, motor jadi ngeden selama dikendarai.
 ➤ Mesin Kasar Dan Getar Di Kecepatan Tinggi

Waduh! Biang Kerok Mesin Yamaha NMAX Berisik Bukan Cuma Dari ...

Kopling yang slip dan tidak segera diganti akan membuat bagian kampasnya habis tergesek dan hanya menyisakan plat. Jika terus dibiarkan, nantinya akan saling bergesekan dengan fly wheel dan menyebabkan bunyi kasar pada mesin dan bahkan bergetar.
Gejala ini bisa kita ketahui selama berkendara dengan merasakan kerja mesin yang terdengar kasar. Getarannya juga lebih besar karena efek slip kopling di mesin.
 ➤ Suhu Mesin Cepat Panas

5 Penyebab Mesin Motor Overheat/Cepat Panas + Solusinya - AutoExpose

Dalam kondisi normal kampas kopling hanya akan bergesekan saat tuas kopling dilepas secara perlahan hingga dilepas full. Setelah tuas kopling dilepas full, gesekan tadi seharusnya tidak ada.
Karena ada bagian kampas kopling yang aus kemudian slip, maka muncul gesekan yang seharusnya tidak terjadi secara terus menerus. Efek gesekan tadi dapat menimbulkan panas yang berlebih pada mesin.

2. Perawatan Berkala
Agar kampas kopling motor anda awet dan tidak mudah aus, perlu perawatan rutin. Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan, antara lain:
 ➧Atur jarak bebas kopling (minimal 2 – 4 mm) dan lakukan penyetelan secara berkala.
 ➧Hindari penggunaan setengah kopling saat berkendara.
 ➧Lakukan penggantian oli secara rutin sesuai rekomendasi.
 ➧Gunakan oli pelumas sesuai dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan.
 ➧Oli yang jelek atau berkualitas rendah membuat pelumasan kopling basah tidak maksimal.
 ➧Sebaiknya gunakan setelan jauh untuk tuas kopling motor.

3. Masalah Tuas Kopling Motor Keras
Masalah lain yang kadang muncul saat mengoperasikan tuas kopling motor biasanya jadi lebih keras dari biasanya. Banyak sekali penyebab kenapa tuas kopling ini terasa keras, diantaranya dikarenakan faktor perawatan yang kurang atau akibat adanya perubahan pada sistem kopling yaitu sudah melakukan modifikasi per kopling.
 ➤ Kurang Perawatan
Hampir bisa dipastikan pengguna motor kopling manual yang mengalami masalah tuas koplingnya keras biasanya sangat jarang sekali melakukan perawatan. Hal yang paling sederhana seperti melumasi bagian dalam kabel kopling pun mereka tidak pernah melakukannya.
Tuas kopling yang keras ini disebabkan karena ada sisa air dan kotoran yang masuk ke sela-sela kawat sling. Kotoran inilah yang mengganggu pergerakan kawat sling sehingga kadang membuat macet dan terasa keras saat ditarik.

Jika terus dibiarkan, akan membuat air yang masuk kedalamnya mengendap dan menimbulkan karat. Nah, karat inilah yang nantinya akan mengganggu kinerja kabel kopling sehingga menjadi keras dan berat saat dioperasikan.
Bila mengalami problem seperti ini, langkah untuk mengatasinya adalah dengan melakukan pelumasan. Lakukan pada bagian dalam kabel kopling dengan menggunakan peneteran atau minyak rem. Sifat dari dua cairan ini bisa meluruhkan karat sekaligus melumasi kawat sling.
 ➤ Pengaruh Per Kopling
Penyebab tuas kopling menjadi keras selanjutnya ialah dikarenakan adanya perubahan atau modifikasi di bagian sistem koplingnya. Motor yang telah disetting dengan setelan ala racing dan memiliki tenaga yang besar. Tentu cara mengganti per kopling yang lebih keras kita perlu lakukan guna mengakomodasi tenaga besar yang dihasilkan.

Akibatnya, tuas jadi lebih berat dari sebelumnya. Ini sedikit rumit untuk mengatasinya, bisa juga perlu biaya lebih besar. Untuk membuat pergerakan kopling tidak berat setelah memakai per aftermarket, kita bisa menggantinya memakai sistem hidrolik yang mahal harganya.
Cara yang lebih murah dengan mengganti tuas kopling di bagian bawah dengan ukuran yang lebih panjang. Sesuai dengan hukum fisika, semakin panjang pengungkit membuat kerjanya semakin ringan. Anda bisa menggunakan tuas dari merek lain asalkan dudukan pada geriginya sama.
Sistem tuas kopling hidrolik dikenal sebagai cara yang cukup mahal namun dengan hasil memuaskan. Bantuan tekanan hidrolik membuat tuas lebih ringan saat ditarik dan dilepas.


Nah, sudah tahu kan sekarang masalah di seputar kopling motor tidak selalu hal yang mengerikan.
Sekian ulasan hari ini, semoga bermanfaat:)

Postingan Populer